[itinerary] Europe Trip day 5 – Sienna and Pisa

Hari ini rencananya saya mau ke sienna, karena katanya pisa itu biasa ajah. Tapi karena teman sekamar mau ke pisa juga ke sienna akhirnya kita memutuskan untuk ke dua tempat itu.. hahaha..padahal arahnya berlawanan loh. 
pisa catherdral, entrance ticket can be found at museum for free
Firenze train station
Cari tiket untuk ke Pisa,  berhubung antrian di trenitali rada lama, akhirnya teman sekamar saya mau liat-liat tiket dari vending mechine. Nah pas dia lagi liat-liat no saya dipanggil oleh reception, dan  dengan polosnya saya beli 2 tiket untuk ke pisa, pas selesai transaksi, ternyata dia sudah beli tiket untuk dirinya sendiri..alamaaaakkkk… en karena saya males tukerin lagi, akhirnya saya rugi sekitar 8 euro..hikkkssssss……. lumayan buat makan siang.
Perjalanan ke pisa kurang lebih 45 menit sampai 1 jam.

PISA
Berbekal NOL pengetahuan dan ga punya peta,,, akhirnya kita buta sampe di stasiun pisa. Hahahaha.. tapi begitu keluar stasiun, saya liat ada hotel, jadi saya masuk kesana dan bertanya sama receptionis hotel sekaligus minta peta. Pinter kaaaannnnn.. hehehe..
Bus ke leaning tower itu ada di depan hotel tersebut, tinggal tunggu aja bus dengan tulisan LAM ROSSA. Naik itu dan tunggu sekitar 10-15 menit untuk sampai ke tujuan.
Berhubung mendung dan mau ujan, kami cepat- cepat melihat sekeliling, ambil tiket gratis di museum untuk masuk ke cathedralnya dan balik kembali ke stasiun untuk menuju sienna….
Dari leaning tower ini, kita balik lagi ke stasiun dengan bus yang sama LAM ROSSA, tapi berbekal “kepedean” teman baru saya,, akhirnya kita turun di halte yang salah.. dan harus jalan kaki ke stasiun pisa kurang lebih 5 menit. 

 

Pisa leaning tower

 

 

using wide lens for phone

 

women on the back is my new friend from africa
 SIENNA
Kembali naik kereta  lebih dari 1 jam, kita sampai di stasiun sienna, untuk pergi ke city central, kita harus menyebrang ke dalam mall dan pergi ke bawah. Semua bus akan menuju city central. Konon, dari stasiun ke city central itu jaraknya sekitar 10 menitan,, tp karena kita ga tau, jadilah kita mengitari 1 kota selama kurang lebih 30 menit di dalam bus, hahaha… jd ceritanya,,, saat saya naik, saya bertanya pada supirnya “is this going to city central?” dan dia bilang iya. 10 menit kemudian, dia berhenti cukup lama di suatu titik, dan kemudian ganti supir. Supir berikutnya jalan, dan sepanjang jalan kita ga liat tempat ramai seperti yang dibayangkan,, sampai kemudian kita kembali ke stasiun kereta lagi…. Huaaahhhhh….. kemudian kita ikuti lagi jalur yang sama, dan si supir berhenti lagi di titik yang sama seperti pemberhentian sebelumnya. Disana saya tanya lagi “where is the city center?” dan dia bilang “in here…just go straight and turn left”….. alamaaaakkkkk…. Jadi pemberhentian pertama itu adalah city centernya tohhhhhh….. hahahahaha…  
gelato at sienna




Sienna

 

peoples

 

peoples

 

peoples

 

peoples

 

souvenier

 

Jalanan menuju piazza del campo ini keren banget.. toko-toko yang berdiri di dalam bangunan tua yang bagus-bagus ditambah dengan udara dingin tapi matahari bersinar cerah.  Di piazza del campo ini kita bisa duduk duduk santai sambil makan ice cream atau cemilan lainnya atau bisa menikmati makanan dari resto di sekeliling piazza in,setelah itu kami menikmati perjalanan menuju katedral dan lihat-liat setiap lorong yang ada di sienna. 
fruits
Hari menjelang malam,,, akhirnya kami memutuskan untuk naik bus balik ke Florence. Kembali lagi saya harus deg-degan diperjalanan, karena saya tidak tahu dimana terminal bus yang ada di Florence. Rasa was-was makin besar ketika si teman baru tiba-tiba bilang “ we should stop there!!” dengan menunjukan satu tempat seperti taman, dan ternyata bukan tempat itu yang kita maksud.. (thanks God, kita belom turun dari bus nya). Ga lama,, saya mulai panic ketika saya liat ada jalur trem dan kereta trem,, saya bilang sama temen baru saya “ does Florence have trem ? I didn’t saw it before ? are we lost?” dan dia menjawab “I also don’t see that, and I don’t know where are we now”…. jrengggggggg…jrenggg..jrengggg… 
Sekitar 10 menitan setelah liat trem, bus berhenti dan ternyata kita sudah sampai di terminal Florence, dan saya masih belum familiar dengan tempatnya, berbekal kepedean dan membiarkan kaki melangkah, saya berjalan terus kedepan dan terus dan terus.. sampai akhirnya saya melihat stasiun kereta Florence (ternyata terminal adanya dibelakang stasiun).. Alhamdulillah….. kali ini, kaki berjalan lebih enteng dan rasa was-was pun sirna…..
Hotelllllll….here we coooommmeeeee………

Pengeluaran untuk hari ke 5 : 
sarapan : 6 
2 tiket kereta ke pisa : 16 
bus pisa – pisa leaning tower : 1.2
tiket kereta ke sienna : 8 
tiket bus keliling sienna : 1.2 
lunch : 4 
bus ke florence : 10 
map sienna : 2
total : 48.4 

Continue Reading