[how to] Banyak Cara Menuju Togean-Indonesia

Kepulauan Togean merupakan Kepulauan yang terletak dari Teluk Tomini, Sulawesi Tenggara.  Banyak orang yang masih belum tau tentang pulau Togean ini dan juga belum tau cara menuju kesini. Postingan saya kali ini akan mengupas cara menuju Togean.

Peta TOgean

peta kepulauan togean

Palu

Dari Palu menuju Togean akan ditempuh melalui jalan darat dan laut. Pertama bisa menggunakan bus travel  dari Palu menuju Ampana.  Berikut operator Bus Travel yang melewati ampana :

  1. Togean Indah travel , Jalan Suprapto Palu (Tlp. +62 0451 422829)
  2. Tauna Indah Travel, di Jalan Sam Ratulangi Palu (Tlp. +62 0451 454808)
  3. Kesayangan Anda, Jln. Sisingamaraja No.27 Telp. 0451 – 451178

Rata-rata harga travelnya Rp 150.000/ orang dengan kapasitas 8 orang permobil. Bisa juga dicharter untuk 1 bus seharga Rp 1.000.000,- sampai Rp 1.100.000,- jika anda berpergian bersama rombongan,

Dari Ampana, kembali ada beberapa pilihan penyebrangan :

  1. Speedboat Hercules seharga 130rb menuju wakai atau 150rb menuju kadidiri langsung , yang berangakt setiap hari jam 9 pagi ( 2-3 kali sehari)  dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. kapasitas kapal ini sekitar 22 orang, jadi book terlebih dahulu daripada kapal sudah penuh dan tidak jadi berangkat ke Togean
  2. Ferri KM Puspita, Senin sampai minggu kecuali hari kamis dan jumat dengan waktu penyebrangan sekitar 4-5 jam

Luwuk

Meskipun jarak luwuk – ampana lebih dekat, tetapi harga pesawat Jakarta-palu lebih murah jauh daripada Jakarta-luwuk. Sama seperti dari palu, perjalanan dari Luwuk bisa menggunakan travel togean indah dan juga tauna indah sampai menuju ampana.

 

Gorontalo

Dari gorontalo bisa langsung naik ferry Tuna Tomini yang berangkat setiap hari setiap hari selasa dan jumat jam 18.00

Kemudian  kembali ke gorontalo setiap Senin & kamis jam 3 sore dari Wakai dan akan tiba jam 5 pagi di Gorontalo

semoga informasi ini berguna untuk teman-teman yang mau ke togean tapi tidak tau caranya ya.

oia, buat yang dari pelabuhan ampana, bisa hubungi pak Riksan /Riskan  (08124437716) untuk nge-booking tiket speedboat.

Continue Reading

Palu Trip , 8 Mei 2016

8 Mei 2016

Palu

semalem ga bisa tidur, berasa ada yang liatin dari sisi pojok kamar. huuff, hei kamu, kenapa sih senengnya mojok sama liat2 doank,,, ajak kenalan donk…. huaaahhhh,, macam berani aja gw .. :d

skip..skip.. lanjut cerita di palu..

Hari terakhir kami di Palu, artinya hari terakhir kami jalan-jalan.. huffff… seddihhhhh..

mtf_tQhHm_3010.jpg

sunrise terakhir di Palu

IMG_20160508_073924

bang, neng tunggu dimari ya bang

DSC_3168

muka-muka sudah gosong

sebelum pulang, kami bersiap menuju ke mantatimali, sebuah pegunungan yang biasa digunakan untuk camping ataupun untuk paragliding.

Meski sedang ada lomba lari, tapi kami tetap menikmati pemandangan dari atas bukit, sayang saya ga berani untuk paraglidingnya, pasti pemandangan jauh lebih indah dari atas sana ya..

DSC01880

mantatimali

DSC01911

kalo pagi, bisa jadi rumah diatas awan

Ternyata kami ga sempat lagi untuk ke bukil jabal nur, jadilah kami hanya mampir ke tempat beli oleh-oleh di toko Diana. Ada yang lucu disini, ketika kami selesai beli oleh-oleh riris bilang klo kasirnya asal itung, dan di iyakan sama diyah, katanya ketika kasir liat diyah pegang duit 150rb, jadi dia bilang harga nya 150rb. Terdiam,, saya kembali menghitung barang belanjaan saya satu persatu.. dan total belanja saya sebetulnya 330rb, tapi si kasir tadi bilang 300rb… ooopssss….

IMG_20160508_131336

es campur di pantai talise

IMG-20160508-WA0181

jembatan kuning atau mcd

Selesai belanja, kami menuju bandara dan siap-siap pulang ke Jakarta. Penerbangan kami dari Palu ke Makassar  tidak mengalami hambatan, tapi terjadi kerusakan pada pesawat (entah bagian mana) yang menyebabkan pesawat tidak jadi berhenti di bandara soekarno hatta pertama kali, kemudian kami harus berkeliling untuk sekitar 30 menit baru akhirnya sampai di bandara dengan selamat.

 

Continue Reading

Togean – Palu Trip- 7 Mei 2016

7 mei 2016

Black Marlin

Kata Ka Lina, speedboat akan menjemput kami jam 8, jadi bersiap lah kami dari jam 6. Tp sayang sungguh disayang, air yang kami tunggu tak kunjung datang. Di kamar mandi, hanya tersedia sedikit air bersih yang cukup untuk membersihkan muka dan gosok gigi.

DSC_3126

sarapan di Black Marlin

DSC_3130

kamar Black Marlin

Berkali-kali kami bertanya, jawabnya  cm “airnya sedang diambil” atau “airnya sedang disalurkan” tpi sampai kapal menjemput kita pun (sekitar jam 10.00) kami ga kebagian air bersih untuk mandi.

DSC01853

foto-foto sebelum pulang

DSC01868

bukan sengaja di depan, tp remotenya ga sampe

Ampana

mtf_tQhHm_2962.jpg

rute kita hari ini

Deramah lagi.. hahahha… hari ini kami menggunakan Togean Indah travel untuk bus penjemputan ke Palu. Sebetulnya komunikasi dengan Togean Indah Ampana, ini cukup baik, bahkan kita ga perlu menunggu lama untuk busnya datang ke pelabuhan, tp ternyata bus yang diberikan tidak ada AC nya. Akhirnya complain lah kami ke pengelola.

Pertama kali saya dan mba Han yang turun, mba han minta ganti mobil / diskon untuk bus tanpa ac,, tp harga yang kami minta tidak mampu dipenuhi oleh pengelola. Kemudian muncul Riris si jutek no 2 yang menego dengan lebih keras aka pake acara marah-marah en ancem mo masukin ke sosial media. Sampai akhirnya diberikan potongan diskon yang lumayan.

nah, pas nego berhasil dan kita diberikan harga yang cukup ok, tibalah saat pembayaran.karena mba han ga bawa duit, dipanggil lah Oji, kemudian bapak2 yang ada di travel itu dan melihat “pertengkaran” kami nyeletuk “wah, dia bawa satu orang lagi buat nego lebih murah” … hahahah.. engga pak,, engga,, dia mah dedek tajir yang buat bayar-bayar ajah..

Sebetulnya saat riris nego dengan pihak pengelola, saya sempat berdoa mereka tidak marah-marah dan menurunkan barang-barang kita. secara dia udah menghitung berapa diskon yang musti didapat karena mobil ga pake ac.. astajim tante yg satu ini, perhitungan yak …. ckckckckck…. hahaha

Kami mampir sejenak di rumah makan milik pak supir, entah karena lapar atau emang enak, makanan di rumah makan ini rasanya paling nikmat selama kami trip di palu- togean ini., ikan gorengnya tiada tandingan dan juga sambelnya  pedesnya mantep.

DSC_3138

makanan terenak sepanjang trip

DSC_3140

belum ada plan nama restonya

Palu

Kami sampai palu sekitar jam 10 malam. Entah mengapa, penginapan malam ini lebih mencekam, saya sampai takut kekamar mandi, dan selalu menunduk sepanjang lorong menuju kamar.

Ada apa dengan penginapan ini ?

Continue Reading

Togean Trip -6 Mei 2016

6 Mei 2016

Sebetulnya hari ini kita janjian mo jalan jam 8, biar lebih banyak tempat yang bisa di jelajah. Tp sayang sungguh sayang, pak zainal baru dateng sekitar jam 9.30, itupun dia bilang klo hari ini dia bawa tamu lain, dan anaknya yang akan bawa kita keliling togean.. jadi begitu ya pak?.. aku sedih loh pak, padahal Cuma bapak yang mengerti en bae sama kita-kita di kepulauan ini… nangis lebay…

DSC_3114

menunggu si bapak yang tak kunjung datang

DSC_3121

cm di pinggir pantai ini, ada sinyal buat nelpon

Taipi wall

Taipi wall ini letaknya ga begitu jauh dari kadidiri, mungkin sekitar 30 menit mengunakan kapalnaya pak zainal ( saya kurang tau dia pake mesin yang berapa). Disini  alam bawah lautnya juga bagus, tp saya masih terpukau dengan California reef

P5060332

ini apa ya?

P5060335

P5060341

nemo lagi

P5060349

iklan sori?

Pulau taipi

Selesai berenang di taipi wall, kita dibawa berenang menuju pulau taipi,, disini banyak sekali nemo beraneka ragam warna, (merah, coklat, orange). Tapi ketika kami sedang asik-asik foto disini, tiba-tiba melintas ular laut si belang hitam putih yang terkenal mematikan itu. Berhubung saya inget pesan seorang teman, kalo ketemu ular laut, mending pindah aja spotnya. Jadilah saya dan yang lain pindah ke daratan untuk sekalian menikmati makan siang.

P5060520

can you spot nemo?

P5060535

entah lah gaya apa lagi ini

Suku bajo

Perahu melintas melewati tempat tinggal suku bajo, sayang saat itu kami tidak mampir untuk melihat sekitar suku bajo

DSC01824

didepan suku Bajo

DSC01826

 

Harmony bay

Perjalanan menju harmoni bay ini diliputi oleh awan gelap. Disini ada satu resort yang lumayan bagus dan banyak dikunjungi orang-orang, tapi kami hanya mampir ke pantai sebelahnya yang kosong. Sebetulnya tempat ini bagus untuk leyeh-leyeh dan berjemur di pantai, tp karena matahari sudah menghilang dibalik awan gelap, jadi kami minta di antarkan ke spot berikutnya

Barracuda point

Barakuda point ini letaknya ga jauh dari harmony bay, tadinya kita pingin nyebur disini, tp karena arusnya lumayan deras (berhubung mau ujan), jadi kembali kita skip tempatnya.. tp sekitar 5 menit kita menuju black marlin, cuaca mendadak ramah… hahahhaha..sepertinya kita emang ga diijinkan berenang disini.

Oia, menurut orang yang menginap di black marlin, barracuda poin ini bagus banget underwaternya loh.

 

Blackmarlin

Ini malam terakhir kami di kadidiri, sempat ada hujan badai, seakan menangisi malam terakhir kami dimari, apakah kadidiri tidak ingin kami pulang ?… hahahha… lebay.

menginap di Pulau terpencil, saya beharap akan mendapatkan ketenangan tidur di malam hari, tapi ntah kenapa, salah satu rombongan kembali membuat pesta di resto, bahkan ketika lampu sudah dipadamkan, mereka masih asik teriak-teriak, nyanyi-nyanyi dan bener-benar mengganggu ketenangan kami..:(

Oia, sebelum tidur, Kami meminta tolong sama ka Lina agar besok pagi disediakan air untuk mandi, berhubung kamar kami , terutama kamar  yang saya tempati di no 1 ini selalu ga kebagian air.

 

Apakah air tersedia untuk kami besok ?

Continue Reading

Togean trip – 5 mei 2016

5 Mei 2016

Let’sexplore  togean.

Oia buat yang belom tau Togean, togean ini merupakan kepulauan di Sulawesi. Posisinya berada di teluk Tomini.

peta-togean-1

Gambar : diambil sini

Batudaka, Togean dan Talatakoh adalah 3 pulau terbesar dan berdekatan yang dipisahkan oleh selat sempit. Dua pulau pertama masuk dalam wilayah Taman Nasional Kepulauan Togean.

Waleakodi dan Waleabahi membentuk gugusan pulau di sisi timur. Una-una, terpisah jauh di sisi barat laut sekitar 30 km dari Batudaka. Gunung Colo (407 m) yang dikategorikan sebagai gunung berapi aktif, mendominasi lansekap Pulau Una-Una. ( masih dari link ini )

IMG-20160508-WA0014

yoga didepan laut itu menyegarkan

IMG-20160507-WA0015

Menunggu Sarapan disiapkan

Pak Zainudin, kapten kapal kami hari ini,  memberitahukan rute kita hari ini, rencananya kita akan ke California reef, pulau Papan, bolillanga,  danau ubur-ubur dan juga pantai karina. Awalnya kita bertanya tentang una-una, karena menurut cerita, alam bawah lautnya una-una juga bagus.tapi kata pak zainudin, perlu 2-3 jam untuk menuju una-una dan ga klo sudah kesini, kita ga bisa dpt spot lain

California reef

Setelah berlayar lebih dari 1 jam, kami sampai di California reef.  Awalnya aga memandang remeh spot ini, karena dari atas Cuma terlihat karang-karang cetek, tapi begitu nyebur…. Wuuuuiiiissssss… the best spot that I ever had…. Bunaken, Makassar, menjangan, Maluku semuanya kalah euy…  keren banget pokoknya.

P5050243

anemon nya pink

P5050255

nemo dimana-mana

P5050270

karang pipa?

P5050271

karang putih

Setelah 45 menit kita bersnorkling ria, dengan berat hati kita pindah ke spot lainnya. Dan karena ga mo rugi waktu, kami menikmati makan siang diatas kapal yang melaju ke pulau bolilanga.

Pulau papan

Pulau papan, merupakan pulau yang ada penduduknya. disini, dia punya jembatan yeng menghubungkan dari pulau satu ke pulau lainya… panjaaaanggggggg..

DSC01731

jembatan panjang di pulau papan

DSC01723

DSC01740

us

Kami sengaja tidak snorkeling disini, Cuma numpang foto-foto di jembatannya yang bikin salah satu warga kebangun dari tidur siangnya karena kehebohan kita. Hahahaha… gimana ga heboh, secara riris kalo disuruh begaya untk difoto itu expresinya selalu HOT,, sensual kalo kata oji, dan juga saya bawa buntuk-buntut yang bikin anak-anak sekitar pulau heran tercengang melihat kerempongan kami.

me

kece ga?

Bolilanga

Kami diturunkan ditengah lautan, dan pak zainal bilang, kalian renangnya kearah dermaga itu ya, nanti saya tunggu disana.. OK Pak….;)

P5050285

karang di bolilanga

P5050290

bolilanga resort, satu-satunya resort di pulau bolilanga

Tanpa buang waktu, kami meluncur kelaut dan berenang perlahan.. tapi sayang seribu sayang, ternyata spot ini lebih banyak karang mati dan rumput-rumput serta pasir. Ga terlau banyak karang cantik yang saya temukan disini. Di sekitar dermaga pun saya ga menemukan ikan-ikan cantik lainnya, lionfish pun tidak…

Pulau bolilinga ini sendiri merupakan pulang yang hanya memiliki 1 resort. . blab la la

Danau Ubur-ubur

Sama seperti di kakaban, danau ini juga berisi ubur-ubur yang tidak menyengat. Tapi sepertinya kami kurang beruntung hari ini, ubur-uburnya masih kurang banyak euy, Cuma terlihat beberapa ubur-ubur yang asik berenang kesana kemari, dan satu ubur-ubur yang mendekati diyah.. hahaha

P5050305

ubur-ubur togean

P5050304

jenis lain ubur-ubur

Oia,  pas kami datang, ada rombongan juga yang lagi melihat ubur-ubur, dan ada satu anak lelaki (kayanya masih SD) yang sudah siap dengan masker dan pelampung di sisi jembatan bawah. Tetapi dia sibuk cari bantuan dan manggil-manggil orang tuanya, yang ga memperhatikan dia (maksudnya dia mo berenang, tp takut sendirian). Ga tega, akhirnya saya ajak dia berenang.. baru 2 detik dia nyemplung ke air, dia teriak “takut..takut… takut… kakak  ini tidak bisa” dengan napasnya yang semakin cepat dan berat… hahahaha… ternyata dia sudah panik. Saya bilang ga usah kwatir, pake pelampung ga akan bikin dia tenggelam, dia mengangguk tanda mengerti, tapi ga lama kembali lagi dia bilang “kaka, pelampungku lepas, aku takut” hahaha, ya sudah saya bawa dia kembali ke tepian untuk benerin pelampungnya, dan kembali berenang mencari ubur-ubur.

Sudah bertemu 1 ubur-ubur, saya iring menuju ke si adek, dan saya kasih liat dia.. kemudian saya kembali pergi… semoga kamu seneng bisa liat ubur-ubur walaupun ga berenang bersama ya,

 

Pantai Karina,

Pantai karina berbentuk cekung dengan pasir yang bersih. Kalo udah pernah ke Thailand, mungkin tau phi phi island, ya kurang lebih kaya gitu deh.. atau yang lagi booming, kaya pantai dimana song jong ki bermain di descendant of the sun diadegan terakhirnya.  Ga banyak spot bagus untuk underwaternya… semua sudah kalah dengan keindahan di califonia reef.

 

Black Marlin

Malam ini rencananya mau belajar milky way,, lagi asik-asik pasang tripod en test-test, tiba-tiba aja ada 2 orang cowo yang samperin .

X1 :  mba, lagi mo foto milkyway ya?

Me : iya, lagi mo coba-coba belajar

X2 : udah pernah foto sebelumnya mba?

Me : belom, ini baru belajar

X1 : oh gitu, biasanya milky way keluarnya dari utara sampai ke selatan (sambil menunjuk lintasannya), jd nanti arahnya kesana ( nunjuk ke barat)

me : (dlm hati, kok arahnya ke barat?)

X1 : ini kurang kuat kayanya (nunjuk ke tripod dan kamera), bntr di benerin ya ( ambil kunci buat ngebenerin mount tripod).. eh ini tripodnya jelek neh,

me : (mulai tersingung) , jeleknya dimana?

X1 : kecil gini, ga kuat

Me : oh gitu, emang sengaja cari yg kecil biar ringan dibawa. tp dia kuat kok

X1 : emang berapaan harganya ?

me : DUA JUTA (jawab ketus ,, padahl sih ga sampe)

X1 : huh? tripod aja dua juga?

me : Iya,,

X1 : ( mulai setting-setting kamera gw, en sorot2.. dia taro iso di 100, dengan s 20 sec, dan f 3.5)  eh kok hasilnya item ya, ga dpt nih

Me : iso nya digedein, klo kecil gitu mana keliatan

X1 : engga, emang musti iso kecil dia, kalo besar nanti noise nya banyak ( coba sekali lagi, dan ttp hitam)

me : eh dah dulu ya, kebelet nih… byee.. (bawa kamera en tripod langsung kabur)

duh mas.. ga tau apa itu gw beli tripod udah sampe dibully2,,, trus pake dibilang tripod jelek pula sekarang…. sakitnya tuh disini ….. (tunjuk dada jupe)

DSC01795

Black Marlin resto

Malam ini pula, ada pesta di resto. Sepertinya rombongan tamu yang sering ke black marlin sedang asik main bilyard , teriak-teriak dan tepuk tangan sampai lampu dimatikan… huff,, seharusnya kan malam ini bisa istirahat ya, tapi ya tapi… 🙁

Continue Reading

Palu- Togean Trip – 4 Mei 2016

4 Mei 2014

Pelabuhan Ampana

Jreng….jreng…jreng…. kami semua dibangunkan pak supir, katanya sudah sampai di ampana, dan saat itu adalah jam 3.30 pagi…. Jreng..jreng..jreng…..

PICT_20160504_024635

masih gelap saat kita sampai di sini

Pelabuhan ampana yang masih sepi dan gelap gulita itu, menjadi saksi bisu buat kita 6 orang pelancong yang sehari sebelumnya bobo cantik di hotel bintang 4, kemudian harus bobo mengemper di pelataran ruang tunggu pelabuhan.

IMG-20160530-WA0002

dari hotel berbintang sampai mengemper

Ga lama ada seorang bapak yang datang menghampiri, awalnya sih basa basi nanya kami dari mana dan mau kemana, eh kemudia dia bilang “semalam kami baru ketemu mayat, ada orang kota sebelah yang ditemukan di depan pelabuhan sana… hhhhooooooooaaaaaaa…… ga lupa dia juga berpesan agar kita jaga-jaga barang bawaan, jadinya bergantian, saya dan mba hanny menjaga barang-barang yang banyak, incase ada tangan-tangan jahil. dari depan pelabuhan, kami bisa melihat.

DSC_3097

sunrise di pelabuhan ampana

DSC_3104

mataharinya muncul

Matahari sudah mulai tinggi, dan kemudian muncul ada seorang wanita yang menawari kami mampir di booth depan ruang tunggu, berbaik hati juga untuk menawarkan kami cemilan dan teh atau kopi, tapi dengan halus kami menolak. Karena, kata bapak yang membelikan kita tiket, wanita ini baik tapi menjebak. Dia pernah berbaik hati menawarkan paket-paket ke togean, tapi kemudian tak muncul ketiga uang sudah ditangganya. Banyak korban yang sudah terkena jebakannya. Tp entah lah,saya belum menemukan link tentang penipuan beliau.

Setelah mendapatkan tiket (yang sudah kami pesan dari Jakarta), kami beranjak ke speedboat yang berukuran 22 orang. Setiap penumpang wajib menggenakan jaket pelindung dan juga ada pemeriksaan muatan oleh petugas sekitar untuk memastikan kapal aman untuk berangkat.

Disebelah saya ada beberapa anak muda yang sepertinya bertujuan ke kadidiri, dan didepan saya ada seorang ibu dan anak yang juga hendak ke Kadidiri.

 

Kadidiri

Sesaat sebelum mendarat di kadidiri, seorang ibu-ibu didepan saya dengan juteknya bilang “yang mau ke black marlin, telpon kesana biar minta dijemput” saya cek hp, belum ada sinyal.. gimana mau dijemput ?, ga lama dia berkata hal yang sama lagi, sampai akhirnya saya bilang “sabar bu, belom ada sinyal” ntah dia denger atau tidak. Tp ternyata perahu kita mendarat di Black Marlin terlebih dahulu, jadi saya ga usah repor buat menelpon ke Black Marlin. Usut punya usut ternyata, ibu-ibu yang  suruh telpon ke Black marlin itu yang punya penginapan kadidiri resort, dia ga suka tamu black marlin singgah di dermaganya… haiiizzzz…

Masih sekitar jam 10 saat kita sampai di black marlin,  saya dan mba han, dapat kamar no 1, posisi yang aga diatas dan paling dekat dengan resto black marlin,riris dan diyah dapat kamar no 2, dan swon dan oji dapat kamar nomor 3 lebih ke belakang lagi.

Mungkin karena lelah, atau kepanasan, atau terpesona dengan suasana di black marlin.. dari pagi sampai sore kita hanya leyeh-leyeh di hammock dan juga kamar. Swon, mba han dan Oji sempat berenang di depan penginapapan. tapi saya,  bergerak saja rasanya susah. saya cuma bergerak ketika makan siang dan makan malam dihidangkan.

P5040200

 

Deramah pertama hari ini adalah ketika air bersih menjadi langka, dan selalu kamar no 1 dan 2 itu kehabisan air, mungkin karena posisinya yang paling tinggi kah? Sampai-sampai kami iri melihat penghuni lain sudah cantik-cantik dan rapi-rapi, tapi kami masih kucel dan bau acem karena semalemam belom mandi.

Deramah kedua adalah ketika saya hendak nelpon teman yang mo ambil buku, di dekat resto (di Kadidiri ini sinyal minim banget, untuk nelpon atau sms-an kita perlu ke spot-spot tertentu, seperti contohnya bangku-bangku unggu depan resto atau sepinggiran pantai), tiba-tiba ada yang bilang “ besok pakai kapal siapa? Kalo dari luar kami ga siapin makan siang ya, minta kapalnya buat siapin ajah” dengan ketusnya… (lagi-lagi saya diketusin orang).  Males ribet, saya minta tolong diyah , oji dan riris buat urusin masalah kapal dan makan siang dan Alhamdulillah akhirnya dapet sewa kapal dari luar tp makan siangnya dibawa dari penginapan (ya iya lah,,kan kita udah bayar untuk kamar + 3 kali makan, masa iya kita musti cari makanan lain lagi)

 

Apa deramah selanjutnya?…. simak terus cerita perjalanan saya..

Continue Reading

Palu Trip – 3 Mei 2016

3 Mei 2016

Dengan Pesawat Lion air jam 2.45 dari Jakarta, Pagi ini Oji dan Diyah sampai di palu sekitar pukul 6 pagi. Rencananya kami ber enam mau main di daerah Donggala terlebih dahulu sebelum berangakt ke Ampana.

Pusat Laut, Donggala

Kurang lebih 1 jam kami berkendara kearah pusat laut, dengan pemandangan  hamparan pantai dan laut (eh tapi pantainya ga banyak deng, kebanyakan cuma pasir sempit dan langsung air laut). Jalan kelok berkelok dan berbukit lagi yang kali ini kami tempuh, tapi ga sah kwatir walaupun berkelok dan sempit jalannya bagus dan selalu ada rambu lalu lintas yang mengarahkan kita.

sepanjang jalan Donggala

Melewati satu plang “pusat laut” kami pun berbelok dan membelah padang ilalang, baru berhenti ketika kami bertemu gerbang lama yang berkarat. Tak ada satupun orang disana walaupun hari sudah menunjukan pukul 9 pagi. Penasaran, Swon dan Oji memanjat pagar dan pergi berkeliling sambil mencari orang yang bisa membukakan pintu.. tapi apa daya, tak ada seorangpun pagi itu.

Pantai Tanjung Karang, Donggala

Tujuan kedua kami adalah pantai Tanjung Karang, entah salah masuk atau memang ini tempatnya, tapi kami dihadapkan dengan hamparan gubuk-gubuk  yang disewakan seberas 50rb perjam nya, dan juga banyak penjajah jasa yang memepet kami.

DSC_3085

pantai Tanjung Karang

P5030152

boat yang membawa kami snorkling

Seorang pedagang membuka harga 100rb untuk berkeliling sepanjang pulau , dan juga 150 rb perjam untuk snorkeling. Belum lagi harga sewa peralatan snorkeling, pelampung dan harga air untuk berbilas… parraaaahhhh…sudah terlalu komersil disini. Tp jangan kwatir, semuanya bisa ditawar, walaupun ga banyak yang bisa diturunkan, ttp saja kita wajib untuk menawarnya.

Dengan yakin kami menyewa kapal untuk 3 jam (padahal biasanya kita nyewa untuk 1 hari atau ½ hari, tp disini kami harus menyewa perjam). Kapal nya cukup besar, kurang lebih muat untuk 15 orang, da nada kaca transparan dibawah kapal, jd buat yg ga suka snorkeling bisa melihat dari kaca ini saya.

Kapal bergelak pelan, mungkin lebih cepat swon berenang daripada kapal ini bergerak, dan dia hanya bergerak dipinggir pesisir pantai. tak lebih jauh dari itu.. Dari kapal kita juga bisa liat penginapan  prince john, yang harga kamar semalamnya bisa mencapai 2jt..fuuuiihhhh,,,seharga tiket pesawat jakata-palu pp ini mah.

P5030182

bintang laut

P5030181

anemon lucu

Pemberhentian pertama,  kembali kita tercengang dengan ikan warna warni dan karang yang bagus. Berenang ke depan, belakang, kanan , kiri.. rasanya masih terus mau didalam air saja. Bagus semuanya euy. Tp ga lama, satu persatu mulai naik ke kapal, katanya sudah bosan. Kemudian kamipun mencari spot lainnya, swon sempat bertanya sama pemilik kapal “ada yang wall ga?” , dia bilang ga ada, tapi ketika kami meluncur di spot 2, ga jauh kami bertemu wall atau karang yang langsung masuk ke laut yang dalam. Huff,,,ntah dia ga ngerti atau perbedaan bahasa ya.

IMG-20160507-WA0009

ihiy, udah bisa nyelem sekarang

Belum sampai 3 jam, teman-teman sudah mengeluh lapar, pusing dan mual, akhirnya kami balik lagi ke daratan untuk menikmati makan siang, dan tentu saja yang paling enak sesudah berenang itu adalah INDOMIE… nyum..nyum..nyum… sebut saja itu indomie ke 2 selama trip palu ini.

Pusat Laut, Donggala

Perut kenyang, kami pun kembali ke pusat laut,,, hahahaha… ttp usaha ya buuuu,,,, sepanjang perjalanan berdoa biar pusat lautnya sudah dibuka lagi… dan taaaraaaaa…. Akhirnya mereka buka donk.

IMG-20160503-WA0062

pusat laut Donggala, yang terkenal itu

Tp sayang sungguh disayang, kita udah cantik dan manis begini, baju basah pun sudah dikemas dengan rapinya, akhirnya kita ga nyebur dan ga loncat-loncatan di pusat laut.

DSC01655

ga nyebur, main ayunan aja jadinya

Menurut  gocelebes, Pusat Laut Donggala berada di kawasan Pantai Donggala, pusat laut ini memiliki bentuk seperti sumur raksasa dengan ukiran bebatuan besar yang terbentuk alamai yang berdiameter 10 meter dan mempunyai kedalaman 7 meter. Air di dalamnya berasa asin seperti air laut dan berwarna jernih kebiru-biruan. Konon katanya ada sebuah lubang yang menghubungkan antara pantai dan pusat laut ini, karena jaraknya dari bibir pantai hanya sekitar 500 meter.

Keunikan lainnya yang dimiliki pusat laut ini adalah airnya yang tidak pernah keruh walaupun banyak anak-anak dan masyarakat yang berenang atau menyelam. Air disini akan mengalami pasang apabila air laut sedang surut dan begitupun sebaliknya. Selain itu, kata masyarakat air di pusat laut ini dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit. Percaya tidak percaya semua kembali kepada yang diatas. Banyak pengunjung membawa pulang air pusat laut ini, biasanya pengunjung meminta tolong kepada anak-anak yang sedang berenang di dalamnya dengan upah yang sepantasnya.

 

Swis Bell Silae – Ampana

IMG-20160503-WA0057

Makan Kaledo Stereo lagi sebelum berangkat ke Ampana

Karena Togean Indah ga bisa dihubungi, akhirnya kami memakai Tauna Indah untuk menuju ke Ampana. Kalau dibaca dari blog orang-orang katanya perjalanan memakan waktu 9-10 jam, bahkan ada yang 12 jam. Tapi malam itu, ketika kita bertanya sama pak supir, dengan santainya dia bilang “7 jam juga udah sampai kok”,, bukan karena takut ngebut-ngebutnya sih, tapi saya lebih takut kita sampai di Ampana subuh (saat itu baru jam 8 malam) dan masih sepi,, hahaha,, jadi lah saya bilang ke pak supir, kalau dia ga usah buru-buru,

 

Bagaimana perjalanan saya menuju ampana?… tunggu di blog selanjutnya.

Continue Reading

Palu Trip – 2 Mei 2016

Senin, 2 Mei 2016

Pagi ini saya bangun sekitar ham 4.30 or jam 5 pagi, rencananya mau bikin time lapse di resto hotel,karena mba han masih tidur, jadilah saya kebawah sendiri..

Suasana di lorong hotel masih gelap, dan ga da siapa-siapa di lorong sampai ke lift,, sepanjang jalan saya cm bisa menunduk dan berdoa biar ga ketemu sosok-sosok yang ga diinginkan.. yup, saya memang rada sensitif soal beginian, walaupun ga bisa liat tp kadang suka merinding en merasa ada yg liatin.  Perlahan saya berjalan menuju lift yang jaraknya sekitar 20 meter dari pintu kamar di lantai 5.begitu sampai depan lift, bergegas saya pencet lantai 1 dan juga tombol tutup pintu,ga lucu kan kalo tiba-tiba ada yang nahan lift…. Brrrrrr…. sampai di lantai 1, pelan-pelan terbuka, saya ga bisa liat apa-apa aka lampu lantai 1 masih gelap gulita,,, segera saya jalan aga cepat menuju resto.

timelapse di resto swissbel palu, tp kurang focus

Parigi Moutong

Rencana hari ini menuju Parigi Moutong. Info mengenai tempat ini sangat minim, malah kalo kita cari di google, ada 2 parigi moutong yg di informasikan, pertama yang letaknya  2 jam dari palu dan satu lagi yang menuju gorontalo… haiiissss, kenapa sih tiap jalan selalu dpt informasi minim.

parigi Moutong

daerah parigi moutong, lumayan luas untuk ditelusuri

Kata om Sam, sedang ada perbaikan jalan di bukit yang akan kita lalui, makanya mereka menetapkan jam buka tutup dan kita harus melewati jalur itu sebelum mereka menutup jalan.  Karena berangakt pagi, jadinya saya masih ngantuk2 en sempet ketiduran, pas bangun2 mba han bilang “vir, ini jalur ke makasar kata om Sam”, trus gw jawab “ kaga mba, jauh bener makasar, kita ke arah Gorontalo” dengan kesotoyan saya. Setelah semua nyawa ngumpul, dan sadar sekitar saya sempat diam sejenak.. trus mikir, kok lautnya disebelah kiri ya, kan seharusnya sebelah kanan. Sadar kita salah arah, akhirnya saya suruh  Om sam untuk puter balik. Tujuan kita sebetulnya mencari dive center / resort di daerah marantale. Kurang 1 jam kita menjelajahi pinggir laut parigi,sampai akhirnya ketemu satu rumah dengan tulisan DIVE CENTER. Tapi sayang seribu sayang, dive centernya kosong dan memang tidak ditempati. Info  dari bapak yang bersih-bersih, dia bilang dive center ini memang tidak ditempati, kalo mo dive/ snorkeling bisa ke pantai kucing / ke sail tomini.

IMG-20160508-WA0067

foto di dive center yang kosong

Pencarian pantai kucing

Kata si bapak, pantai kucing itu adanya 5 km dari dive center, dan walaupun sudah jalan lebih dari 5 km, kami ga menemukan plang pantai kucing. Akhirnya  kita memutuskan balik dan menuju ke pantai sail tomini (ntah apa nama pantai ini sebenarnya).

Kembali kita ga menemukan siapa2 di pantai sini, karena pucing, akhirnya hayati lelah dan pingin ngemil ajah deh, kami pun memilih warung dekat dermaga apung. Iseng-iseng, saya nanya sama si ibu warung tentang diving di pantai ini, dan si ibu kasih nomor telpon orang yang biasa ngajar diving disini.

DSC_3038

pose sebelum snorkeling di Parigi Moutong

Ternyata oh ternyata, instructor diving yang biasa ngajar di pantai sail tomini ini merupakan bapak TNI AL Parigi Moutong donk.. hahaha, jadi lah hari itu kita berenang di laut bersama team dari TNI AL dan naik perahu karet… wkwkwkwkwkw. Well.. si Bapak ini cepat akrab sama kita semua loh, sangking akrabnya kaya kita udah ketemu dari lahir.

Karena di daerah sail tomini ini ga ada tempat memadai untuk ganti baju, jadi kita ke tempat TNI AL dulu untuk bersiap-siap disana, kemudian ga lupa ada acara  pemanasan terlebih dahulu sebelum menyelam,katanya sih biar kita ga kena kram ketika berenang.

DSC_3039

kapal karet yang menemani kita snorkeling

Bawah laut Parigi Mouting ini lumayan kece loh, banyak ikan sori, nemo dan macam2 karang lainnya. Namun kali ini saya kurang menikmati karena ada yang ngintilin kemana pun saya berenang dan kadang suka colek-colek … haizzz..

P5020144

indahnya karang di Parigi Moutong

Puas melihat keindahan bawah laut di parigi moutong, kamipun balik ke Palu, perjalanan dari parigi mouting ke palu memakan waktu sekitar 3 jam , dikarenakan jalan di bukit di tutup.

P5020143

abadikan momen

Sepenjang perjalanan pulang, saya mencoba telpon togean indah travel untuk konfirmasi sewa mobil travel besok hari, tapi ntah kenapa telponnya ga diangkat-angkat. Akhirnya saya mengubungi Tauna indah dan langsung ke kantornya untuk memesan bus travel menuju ampana besok sore.

Jadi dimanakah pantai kucing itu ?

Menurut informari pantai kucing berada di desa Marantale, kabupaten Parigi Mouting, Sulawesi Tengah. Disini dibangun resort yang memiliki dive center satu-satunya di Parigi Moutong, dan masih menjadi misteri keberadaannya buat kita.. ada yang bisa bantu

Continue Reading

Palu Trip – 1 Mei 2016

Bermula dari gagalnya trip explore flores (lagi), akhirnya saya dan teman-temen memutuskan untuk pergi ke togean. Itupun karena ngeliat foto si nenek yang udah ke togean, masa kita kalah sih sama si nenek. Trip yang di prepare dari 3 bulan sebelum keberangkatan, mendadak deremah dipenghujung hari H. tiba-tiba ada anggota trip yang harus disuruh ke china untuk tugas kantor, dan saya juga mendadak super sibuk dikantor

IMG-20160524-WA0002

Jalur explore flores yang seharusnya kami jalani…

 

IMG-20160524-WA0003

foto si nenek yang bikin kami memutuskan untuk ke togean

Minggu, 1 Mei 2016

Setelah hampir 3 bulan menanti trip ini, akhirnya hari yang ditunggu datang juga. Berhubung awalnya pesawat kita jam 2.45 (kemudian di reschedule jadi jam 5), jadilah saya dan mba han memutuskan untuk menginap di zest hotel bandara, biar bisa istirahat sebentar dan ga ngerepotin orang rumah en tentangga yg malem-malem denger suara koper digeret. Awalnya, kita berencana untuk ikut mobil antar-jemput hotel jam 3 pagi, tapi saya ga denger alarm donk, dan  baru kebangun jam 2.45, dan akhirnya kita menunggu swon jemput ke hotel.

DSC_2933

ga pake mandi, tp ttp dandan full ye.

Mungkin karena pesawat jkt-palu jam 2.45 digabung dengan pesawat jkt-palu jam 5, jadi pagi ini pesawat penuh nuh nuh, sampe saya musti mencar sama mba hand an swon, dan si atlit mba han duduk di bangku emergency donk.. wkwkwkwk..

DSC_2935

liat daratan yg diujung depan? itu dongala, klo ga salah sih tmptnya prince john hotel

Palu pagi itu panas banget, lebih panas daripada ngeliat si mantan jalan sama pacar barunya…#eeehhh, untung aja mobil sewaan kita sudah siap siaga menunggu kedatangan, jadinya bisa langsung nikmatin ac sambil cari sarapan.

DSC_2939

muka awal kedatangan

 

Tujuan pertama kita adalah warung HM, cari sarapan ringan tp nendang en rasa local, dan deramah kedua terjadi sebagai berikut :

Mba : mau pesan apa ?

Us : adanya apa?

Mba : nasi kuning, ada pakai telor, daging atau ayam.

Us : nasi kuning pakai telor saja

Mba : hanya pakai telor?

Us : iya, pakai telor saja

 

Ga lama, muncul lah pesanan kita, nasi kuning + 2 telur rebus dikasih taburan bawang goreng. That’s all. No abon, no tempe orek atau side dish lainnya… cm nasi sama telor… wkwkwkwkw… tp, sambel nya disini mantep banget loh.

 

DSC_2941

nasi kuning pake telor

Selesai dari sini, kita menyusuri pantai talise sambil menunggu riris datang dari Surabaya.

DSC_2947

numpang gaya di kampung nelayan

DSC_2950

Pantai talise, dari depan Kampung Nelayan resort

Mantikole

Membutuhkan waktu 1 jam dari bandara ke Mantikole (karena si bapak tidak tau jalan), dan kebetulan plang petunjuk pun sangat minim, jadinya kami aga kesusahan menuju pemandian mantikole. Masuk ke pemandian ini, kita diharuskan bayar tiket sebesar Rp 6000,- dan didalam ternyata tidak dirawat. Kurang menarik untuk dikunjungi jadinya.

Disebelah pemandian mantikole, ada jalur menuju air terjun mantikole,  kami dipungut uang 3500 / orang tanpa tiket untuk memasuki kawasan ini, dan jujur, saya kecewa dengan tempat wisata yang kurang terurus ini.

DSC_2958

disini kelapa dijual Rp 3000,- dan anjing nya suka makanin ampas kelapa

IMG-20160501-WA0015

ceritanya jadi model

IMG-20160501-WA0012

bidadari turun ke air terjun, en perabotannya ikut kefoto ya

Air terjun Wera

Sama seperti mantikole, kami sedikit nyasar dan musti bolak balik karena tidak menemukan petunjuk untuk masuk ketempat ini. Air terjun Wera posisinya masuk dari depan jalan, disini kita dipungut biaya Rp7.500 per orang. Cukup puas karena jalanan didepan nya bagus, setidaknya ada hasil dari uang yang  diambil dari pendatang.. tapi ternyata itu Cuma kepuasan sementara saja, begitu masuk kedalam. Kita hanya melihat pagar universitas dan lapangan, ga ada petunjuk untuk menuju air terjun ini. Kami pun harus bertanya ke orang sekitar tanpa ada pemandu untuk mencari air terjun dan setelah sampai di anak sungainya, ternyata jembatan untuk menuju air terjun nya sudah putus/roboh.  Kamipun memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan..eneng kecewa bang.

DSC_2961

ga ada plang untuk kearah air terjun wera

DSC_2960

jalur setapak menuju air terjun wera

 

air-terjun-wera

air terjun wera yang seharusnya kami temui. sumber dr sini

Kaledo Stereo

sebelum sampai ke kaledo stereo, kami mampir ke depan warung HM, disana ada es pisang hijau. berhubung sepanjang perjalanan ada yang reguest makanan ini, jadinya kita mampir kesini dulu.

DSC_2966

es pisang ijo

Belom ke Palu namanya kalo belom coba Kaledo Stereo ini,  Sop daging yang juga disertai sama tulang dan sumsum ini rasanya nikmat sekali, apalagi ditambah dengan semangkok nasi putih atau semangkok singkong ( kalo saya sih pastinya semangkok nasi putih dan singkong..hahaha). lupakan diet dan kolesterol kalo lagi jalan-jalan yak, nikmati aja apa yang ada. en klo kata riris kita makan disini pun udah buang energi kok, soalnya langsung keringetan.

DSC_2971

Kaledo stereo yang terkenal di palu

Sebelum balik ke hotel, kita mampir dulu ke masjid apung. mesjidnya kecil tapi cantik euy, letaknya ga jauh dari rumah makan kaledo stereo dan juga jembatan kuning nya.

DSC_2970

mesjid apung palu

berhubung kami kurang tidur, dan juga besok harus bangun pagi, jadilah hari itu kami hanya menikmati sunset dan malam dikolam renang swiss bel silae, palu.

IMG-20160501-WA0006

kolam renang swiss bel, pic by mba hanny.

kontak driver: sam  +62852-4119-6418, yang punya mobilnya pak rahman : +62813-4102-2895

next?? tunggu postingan berikutnya ya… 😉

Continue Reading

Makassar (again)

Pesta selametan berakhirnya Final Exam baru saja saya lalui,,, sekarang waktu nya berangkat ke bandara untuk menuju Makassar. malam ini (atau pagi ini ya?) saya berangkat ke makassar dengan penerbangan garuda jam 00.40,, saya pikir jam segitu akan sepi penumpang, ternyata begitu saya masuk gate, sudah banyak penumpang yang tidur-tiduran dan masih banyak lagi yang datang,, bisa dibilang pesawat pada malam itu hampir penuh. Sesampainya saya di bandara,,, masih ada loh beberapa supir taksi yang menawarkan jasanya…walaupun ga seagresif saat pagi –malam hari. 
Jumat, 15 maret 2013
It’s time for outing tahunan kantor ……setelah penat dengan ujian kampus,,,sekarang saatnya senang – senang. Sebetulnya teman- teman kantor sudah berangkat dari hari kamis,, hanya saya saja yang menyusul di hari jumat dikarenakan pingin snorkeling lagi di samalona..hehehehe…
Sampai di hotel jam 4.30,,, saya pun sudah harus bersiap jam 6.30…zzzzz…. dan ketika sarapan pagi…banyak teman teman yang bertanya “sampai jam berapa vir?” atau “examnya bisa?”… seperti sudah ada rekamannya, saya jawab “jam setengah lima ajah kok” dan “ engga bisa,,, abisnya kalian posting foto2 mulu, ga konsen kan belajarnya”….*blush*
Selesai sarapan, saya dan yang lain bergerak menuju pelabuhan kecil,, disana sudah disedikan 3 perahu besar untuk mengangkut 170 orang dari panti asuhan….kkiiiiddiiingggg….. dari kantor saya,,, yang kebetulan lagi pake baju seragam warna ijo.. :d perahu menuju samalona melaju sekitar 30 menit,,, entah kenapa..saya selalu semangat 45 setiap kali liat laut,, jadi walaupun cuma tidur 1-2 jam, tp dengan lincah saya pose sana dan sini serta ngobrol bersama teman-teman… :d 

 

 

Sesampainya di samalona,kita semua berkumpul dan rencananya mo melakukan outbound, tp berhubung gerimis tiba-tiba datang, akhirnya acarapun bubar, dan acara main airpun dipercepat…hooooreeeeeyyyyyy….. pilihannya ada 3,,, antara banana boat, jetsky, atau snorkeling… sebagai permulaan saya pilih naik banana boat donk,,duduk paling depan en gaya-dikit sambil diri-diri di banana boatnya,,, *sokberani* kemudian ketika mau sampai di pulau lagi,,,, saya yang lagi dengan centilnya ga pegangan,,tiba tiba terkejut dengan kapal yang mendadak belok en akhirnya jatoh ke laut….ga lama disusul sama teman teman yang dibelakang… hahahaha…setia kawan niii yeeee….pas jatih saya merasa kalo ombak sudah mulai gede, dan air laut sudah keruh.. ga kondusif untuk snorkeling sebetulnya. Tp memang dasar penasaran,,saya pun ikut teman teman naik kapal untuk snorkeling ke dekat menara.
Kapal berisi kurang lebih 10 orang, yang terdiri dari saya dan teman-teman serta awak kapal… saat diturunkan dari kapal,, saya liat kebawah kalo air keruh banget, ga bisa liat apa-apa… tp beberapa temen yang lain asik berenang, jadilah saya ikutan berenang, sambil liat ikan-ikan (keliatan dikit tp gelap),, dan ga lama saya lihat kalo salah satu temen saya (dia ga bisa berenang) katanya keseret arus dan memutuskan buat naik ajah.. terdiam,,,saya merasakan ombak semakin besar dan dengan kuatnya menarik badan saya. Saat itu saya bilang sama teman –teman yang lain untuk naik, karena arus semakin deras.. berhubung saya yang berpengalaman, merekapun nurut sama saya untuk naik… (cieehhhh pengalaman niee yeeee,,padahal berenang juga ga bisa…:D)
Entah lah,,saya bingung dengan awak kapalnya… mereka ga ada yang turun ke laut plus ga ada yang bilangin kita buat naik, padahal, ternyata saat itu ada 2 temen saya yang keseret ombak… untung ajah ada yang megangin…
Selesai acara di samalona, kita makan ke restaurant seafood surya,,, makanannya dasyaattttt…. Udang, kepiting, otak otak, ayam…semuanya lewat masuk kedalam perut saya (ssttt…selama di makassar saya naik 1.5 kg loh).. dan selesai itu saya memilih untuk pergi ke bantimurung sementara mayoritas temen temen memilih ke trans studio makassar.
Bantimurung,,
Surganya kupu-kupu… disini banyak sekali species kupu-kupu.. bisa diliat dari banyaknya pedagang oleh-oleh disepanjang tempat parkir,,, kebayang donk klo kupu-kupunya dijadiin hiasan segitu banyak,,berapa banyak yang masih hidup?.. sore itu sih saya ga menemukan kupu-kupu ya, karena kondisi langit masih mendung setelah hujan deras disiang hari.. jalan sedikit dari pintu masuk, kita akan menemukan air terjun yang lumayan deres,,, tp entah kenapa warna airnya coklat, ga seperti airterjun yang ada di malang ataupun curug yang di puncak.. :d kemudian naik lagi ke atas, kita kembali menemukan air terjun dan danau plus goa. Didalamnya ada tempat semedi pula,, entah kenapa saya kurang suka goa.. bau lumut dan lembab bikin auranya berbeda dan ga nyaman buat saya.. jadi ketika teman-teman masuk goa, saya duduk duduk sambil ngobrol dengan tour guidenya sajah..
Perjalanan balik dari bantimurung ke hotel merupakan perjalanan yang mengenyangkan,,, saat itu kami dibawa ke tempat camilan tranditional makassar,,, entah berapa banyak gorengan dan kue yang masuk ke perut saya,, kemudian dilanjutkan dengan konro bakar karebosi…… nyam nyam nyam…. Dan malam nya ditutup dengan duren yang lezatnya tak terkira… itu dagingnya tebal en bijinya kecil ajah,, diantara 8 orang,,, saya mungkin menghabiskan 8 biji sendiri.nom nom… kennnyaaannngggg… 

 

 

Makassar, 16 Maret 2013.
“vir, bangun…kita mo cari nasi kuning” pagi ini saya dibangunkan oleh putri solo, teman sekamar kita.. bergegas, saya mandi dan siap-siap untuk sarapan. Nasi kuning yang saya makan ini terkenal di makassar, dapat penghargaan tempat kuliner paling tenar 2012 kalo ga salah. Porsinya banyak, jadi saya makan nya sepiring berdua,, tp saya 2/3 sementara temen saya 1/3 nya saja….(ggeeemmmbuuuulll)… lalu dilanjutkan perjalanan ke somba opu untuk cari oleh-oleh,, ke otak –otak elly, dan lanjut ke toko mama untuk beli camilan trandisitonal lagi. Siangnya saya makan bakso di daerah losari….dan menuju bandara untuk pulang kembali ke jakarta.. 
2 hari yang sangat berarti bagi saya… menghabiskan moment berharga bersama rekan kerja,, ga cuma ngomongin kerjaan ajah,, tp juga have fun….. 😀 “work smart, play hard, and bff forever”
Continue Reading