Wisata Derawan – Ke Jakarta ku kan kembali

27 Desember 2016

Time to go home.

DSC_1323

sarapan dulu sebelum pulang

Sebetulnya masih ingin bermalam disini untuk beberapa hari kedepan, tapi apa daya saya harus pulang dan kembali mengais rejeki. Perjalanan yang seharusnya ditempuh 2-3 jam ini menjadi lebih panjang karena ombak benar-benar tidak bersahabat. Bahkan saya sempat melihat 2 speedboat yang kehabisan bensin karena ombak yang deras memaksa mereka untuk mencari jalan pinggir. Dan juga ada 2 peserta dari group lain yang dipindahkan ke boat saya karena pesawat mereka lebih cepat dari yang lain.. kesiaaann..:(

DSC_1325

udah belang

Takaran

Sampai di Tarakan, kami diajak bang Anca untuk makan siang dan juga membeli oleh-oleh khas Malaysia disini. pusat oleh-oleh di Tarakan ini wajib banget buat didatengin, karena isi jajanannya ini  beraneka ragam sekali. hampir semua snack dari malaysia dijual disini. cuma sayang, karena kita kalap belanja, jadinya lupa foto

DSC_1331

dari dermaga fisheries eco villa

Jakarta

Muka dan badan sudah menggelap karena trip kali ini. Entah kenapa, derawan selalu saja meninggalkan jejak, entah itu berupa kenangan, atau belakang di sekujur tubuh… terpikir untuk kembali lagi kesini,, tapi pakai baju jaring-jaring motif kembang-kembang.. mungkin setelah itu belang di tubuhku jadi lebih menarik?…. hahahaha…

 

Oia,,, menjawab postingan pertama.. saya ga pernah bosan bolak balik ke Derawan. Mau dua kali, tiga kali, empat kali,, ataupun 100 kali..karena selalu ada tempat baru yang bisa di explore disini. Dan juga alasan kenapa laut tarakan –derawan berwarna coklat? Karena limpahan sungai mahakan… 😉

Continue Reading

Wisata Derawan – Pulau Gusung yang bikin gosong

26 Desember 2015

Seperti pagi ini, kami menikmati indahnya matahari pagi dari dalam penginapan Fisheries Eco Villa. matahari yang muncul  malu-malu dari balik pulau ini membuat kami hanya bisa duduk mematung, menikmati detik tiap detik nya..inddaaaahhhh…..

karena bagan tutup dan kita tidak jadi berangkat melihat whale shark, Pagi ini kita berencana untuk ke pulau Gusung, Snorkeling dan juga main banana boat.

Pulau Gusung

Sama seperti pulau Gusung lainnya, Pulau Gosong di Dewaran berisi hamparan pasir yang  bagus untuk foto-foto.  katanya, waktu terbaik kesini adalah pagi hari sampai dengan jam 3-4 sore. Selain foto-foto kita juga bisa snorkeling disekitar pulau. Untung saat itu, hanya ada rombongan kita, jadi banyak foto dan spot foto yang seperti berasa di pantai sendiri. anyway, pulang dari sini  tingkat kegosongan kulit saya udah di angka 8 dari 10.

DSC00199-01

pulau gusung derawan

DSC00263-01

kami di Derawan

Snorkeling di Derawan

Puas foto-foto cantik, kita diajak untuk snorkeling di dekat pulau derawan (lupa nama spotnya). Sebetulnya setelah melihat bawah laut Maluku, saya jadi kurang tertarik dengan bawah laut derawan.. tapi tetep saja kalo melihat nemo senengnya bukan main… hahahaha..

jangan dikejar-kejar ya penyunya

selain snorkeling kita juga dibawa ke deket dermaga depan fisheries eco villa. disini ada beberapa penyu yang selalu balik dan berenang-berenang. Alhamdulillah saya beruntung bisa melihat mereka berenang. Hehehehe

Banana Boat di Derawan Dive Resort

Paket dari wisata kita sudah meliputi banana boat keliling pulau derawan. kita naik banana boat di depan derawan dive resort dan naik bergantian 5 orang persekali naik. Entah sang kapten melihat kode dari siapa hingga akhirnya dia ga menjatuhkan kita. padahal banana boat sudah hampir kembali lagi ke titik awal, akhirnya spontan kita menjatuhkan diri semua… wkwkwkwkwkw… ya gitu deh emang temen-temenku…

 

Fisheries Eco Villa.

Malam ini ditutup dengan pesta lobster yang dibeli dari bang harry, derawan fisheries. 4 lobster besar sudah berpindah dengan cepatnya dari piring ke perut peserta. Ga peduli dengan kolesterol. Kita terus menghabisi semua lobster..:d

IMG_20151228_121521-01

malam di fisheries eco villa

IMG_20151229_210436

malam di fisheries eco villa

Continue Reading

Wisata Derawan – explore Sangalaki & Haji Mangku

25 Desember 2016.

Selamat Natal…

Pagi ini saya terbangun, tepat ketika matahari memancarkan sinar orange nya, tanpa cuci muka dan gosok gigi, saya buka pintu balkon, duduk di hanmock dan memandangi nikmat Allah pagi itu. Sunrise pagi ini, sunset terindah yang saya pernah rasakan.. Kenapa? karena pagi ini saya ga pergi bangun pagi-pagi, cuci muka dan gosok gigi dengan air dingin, dan jalan untuk mencari spot sunrise. Tapi hanya perlu menyeret kaki pemalas ini menuju balkon yang jaraknya hanya 2 meter.

DSC_1290

sunrise pagi sambil menikmati secangkir teh

IMG_20151227_081956

warna orange yang memancar di Fisheries Eco Villa

Jam 8, peserta sudah selesai sarapan dan rapi untuk berangkat melaut. Namun sayang sungguh sayang, walaupun cuaca cantik tapi arus tidak bersahabat dengan kita. Dengan keahlian Kapten Anwar, motoris kami hari ini, kami menjejalah ketempat berikut :

Sangalaki

Di Pulau Sangalaki, terdapat satu resort dan juga penangkaran penyu. Sebelum kami melihat tukik/ penyu, Kapten  Anwar dan mas iki mengajak kami berkeliling pulau. Kami dibawa untuk berfoto-foto di dermaga panjang dan juga pantai sangalaki, kemudian jalan kebelakang sampai akhirnya ke melihat tukik-tukik kecil  yang lucu.

1

dermaga Sangalaki, pic by wisatakita.com

Sangalaki ini memang salah satu tempat tempat habita alami penyu. disini juga menjadi tempat perlintasan penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricate). Tukik-tukik yang menetas dikumpulkan dan dijaga hingga berumur seminggu sampai akhirnya mereka dilepas lagi kelaut.

2

mau Neng foto bang?

4wlELkT2BW4v7JrFflgJFv1qlH2hyA4QCU13lBsgH_A,ux1Qm_o_Nu6CMgg57V9BqRuITxXSnkO-lV4LDNySvXo,3i_J6vwYRIOeiuODi3uJZBnpWMPwN4dHH2fCxnuOmkY

senengnya walau cuma ngobrol disini ajah

Cukup lama kami berada di Sangalaki,, ternyata ini memang bukan bagian dari jadwal paket. Melainkan arus laut semakin tinggi dan berbahaya untuk kapal menyebrang atau berpindah pulau.. Bahkan ketika ada warga Negara India ingin naik kapal speedboat kecil untuk menyebrang, sang kapten tidak memperbolehkan, berapapun harga yang dia tawarkan, sang kapten tetap menolak. Karena, berkendara diarus yang luas, nyawa menjadi taruhannya….eeeiiissshhhh.

Ubur-ubur Kakaban

Tempat ini merupakan tempat yang terkenal di dunia. Karena hanya beberapa spot yang punya stingless jellyfish atau ubur-ubur tanpa sengat. Untuk di Indonesia sendiri hanya ada di Kakaban dan Togean. Di Kakaban, ada 4 jenis ubur-ubur yang berkeliaran disana.

PC250001

PC250016

 

Haji Mangku, Maratua

Matahari sudah cukup tinggi, ketika kami menginjakan kaki di dermaga maratua ( bukan maratua resort ya), kami membelah jalan setapak untuk melihat haji Mangku yang baru saja naik daun itu. Bahkan bang iki atau bang anwar baru pertama kali kesini loh.. hehehe.

PC250066

santai dulu di haji mangku

Air berwarna biru terlihat dari atas ketinggian kurang lebih 5 meter.. biru gelap , bening memancarkan cahaya dan misterius, entah ada sejarah apa dibalik goa haji mangku ini. Satu persatu peserta memberanikan diri untuk meloncat kedalam goa haji mangku.. saya?? Hahaha… seorang wanita manis yang juga takut ketinggian ini tentunya ga punya nyali untuk meloncat donk. Saya hanya bisa mengumpat dibelakang dan semakin ke belakang, sampai akhirnya diberitau kalau ada satu lubang lagi yang ga perlu melompat. Kita cuma perlu turun sedikit, dan kemudian bisa merasakan dinginnya goa haji mangku ini… brrrrrrr……. Segggeeerrrrr…

cuaca hari itu

Fisheries Eco Villa

Sore datang dan kami sudah kembali ke penginapan. Hari ini cukup 3 spot yang kami dapati. Bukan karena kesalahan tour leader yang molor waktunya, tapi karena cuaca yang tidak bersahabat. Seorang teman pernah berkata “jika bermain dengan alam, maka percayakan lah kepada ahlinya. Jangan pernah ngeyel kalo dikasih tau”. Saya setuju dengan itu. Karena mereka yang setiap hari bermain dengan alam, lebih mengenal perubahan sekecil apapun. Bahkan disaat mata kita berkata cuaca sangat baik dan bersinar terang, tapi sebetulnya dibalik itu, ada hal lain yang tak terlihat oleh kita.

DSC00034-01

 

Kembali kami di kumpulkan di resto untuk membahas rute esok hari, dan juga wisata kita meminta maaf karena ada spot yang tidak didapat dikarenakan cuaca dan juga bang harry bilang kalo besok pagi mungkin bisa melihat whale shark. Tapi dia akan pastikan lagi nanti malam.

Derawan Dive Resort

Malam ini kami kami berjalan ke Derawan Dive Resort.  Hanya ingin melihat resort dan berfoto di dermaga panjang. Tapi sungguh disayang, dermaga itu sudah dihancurkan/hancur. Jadi kita kanya duduk-duduk di bangku dekat lapangan volley.. bercanda, bernyanyi..dan ga lupa… membully Oji… hahahahaha… #pleasedontdoitathome #cumagenkyangbollehbully #karenabullytandanyasayang

 

Continue Reading

Wisata Derawan : Tarakan – Fisheries Eco Villa

Kamis 24 Desember 2015

Berhubung akan libur panjang dan juga penerbangan kami menuju tarakan akan boarding pagi-pagi Saya dan mba Hanny memilih untuk menginap  di hotel dekat bandara kemarin malam. Jadi kami bisa sampai bandara terlebih dahulu tanpa rasa cemas akan macet yang menggila. Penerbangan pagi ini sesuai dengan jadwal, dan kami tiba di tarakan sekitar jam 9 pagi.

IMG-20160601-WA0004
menunggu di bandara

Pagi ini kami sudah dijemput oleh Mas Anca, dari Wisata Kita. berhubung jadwal janjian itu jam 12 sang, dan kami sudah  datang jam 8 pagi, jadi kami minta diantarkan sama mas anca ke Kedai Kopi Aceh dekat bandara, disana Yudi, salah satu member Group Deramah, yang tinggal di tarakan sudah menunggu kami.

Kedai kopi ini berada di gang dan tidak begitu mencolok, tapi rasa teh tariknya sungguh nikmat, katanya sih pemiliknya asli dari Aceh. Makanya rasa teh dan kopi tariknya autentik. Saya saja sampai menghabiskan 2 gelas teh tarik sangking sukanya sama minuman itu.

IMG-20160601-WA0005
teh tariknya enak

Selesai dari sini,kami diantar mas Anca untuk sarapan kepiting dan setelah selesai baru dibawa ke deramaga Tarakan, sambil dia menjemput peserta lain dari bandara dan juga hotel. Selama ditinggal mas Anca, kami sibuk  bergantian tidur… hahahaha… maklum lah, karena penerbangan pagi, jadi kualitas tidur terganggu dan baru terbangun ketika ada sepasang suami istri dengan 3 anak nya mendekat, bertanya “rombongan wisata kita yang mana ya?”.. oh ternyata mereka salah satu peserta juga toh.

IMG-20160601-WA0007

Ga lama, kami disuruh naik ke speedboat, sambil bergosip sama yang lain “eh liat deh,,, kayanya yg itu tuh, yang daftar sendirian, klo yg itu tuh,, pasangan suami istri yg dari solo” hahaha… sotoynya lagi kumat, padahal sih tebakan kami salah,, wkwkwkwkw.

DSC_1206
tarakan siang itu

Sepanjang perjalanan 2-3 jam lewat jalur laut, sepertinya rombongan kami jadi rombongan paling berisik, sibuk ngebully oji en nissa yang pelor begitu duduk atau terdiam di satu spot..:D. nah disini pula munculnya bahan bullyan yang ga abis-abisnya dicela… apakah itu? Penasaran ?.. baiklah aku ceritain.

Sepanjang kita membelah lautan Kalimantan ini (eh laut apa sih namanya?), air nya bukan berwarna biru muda, biru tua atau rada hitam, tapi airnya  berwarna coklat.. kalo saya dan rya sih bilangnya “ini karena ada kapal dari Malaysia, yang bawa milo coklat, jadinya sekarang lautnya warna coklat”… hahahaha…

apa jawaban yang benar? Ada yg bisa nebak? Klo ga bisa, baca aja postingan terakhir ya…

Lanjut…

Akhirnya speedboat merapatkan diri ke dermawan Derawan fisheries dan Fisheries Eco Villa, Salah satu eh salah dua penginapan paling Ok yang ada di Derawan. Kami, 16 peserta dikumpulkan ke ruang makan /tunggu untuk dibagi-bagi tempat tidurnya, berdasarkan pilihan mereka di website wisatakita.com.

DSC_1217

Pemandangan depan Fisheries Eco villa

Kebetulan saat itu saya,oji, mba han, dan swon memesan kamar di Fisheries Eco Villa (FEV), sedangkan Rya dan Nissa kebagian di homestay (peak season saat itu, jadi kamar FEV penuh. Tapi begitu melihat kamar yang bersih dan nyaman, semuanya ga ada yang mau beranjak pergi. Kamipun merajuk ke Mba Ichi, selaku yang punya penginapan untuk mengijinkan tinggal ber 6 dalam satu kamar… hahahahahah…. Jangan di tiru ya,,, seharusnya sih 4 orang sekamar aja maksimal biar nyaman.

DSC_1224

Gaya dulu ah di depan Fisheries Eco Villa

DSC_1247

ini sunset point nya

Oia, ga lupa ada satu kejadian lagi disini.kebetulan kamar disebelah kita ada seorang bapak-bapak sedang memasang kamera di teras belakang. Spontan saya bertanya “wah..gede banget lensanya, itu lensa apa pak?” dia menjawab “ lensa tele 300mm”. ternyata dia mau memoto bulan purnama malam itu. Ada satu celetukan mba han (saya lupa kata-katanya) yang berhasil membuat dia ga ngobrol atau senyum saat berbapasan lagi dengan kita… wkwkwkwkwkw….. sing sabar ya pak, kita emang gitu orangnya.

Sore pun datang dan matahari terbenam malu-malu. Warna orange nya berubah pelan pelan kemudian menghilang dibalik laut. Semua keindahan alam itu saya rekam dan abadikan dalam sorotan kamera di dermaga fisheris Eco Villa. Memang dermaga ini paling kece buat ambil sunset. Apalagi FEV punya sunset point sendiri. Puas dengan matahari, kami pun dipuaskan kembali oleh menu makan malam. Nyum nyum…

Fisheries Eco Villa

sunset di depan FIsheries Eco Villa

Selesai makan malam, 16 peserta trip dari Wisata Kita, dikumpulkan untuk diberi pengarahan tentang acara besok. Jika Cuaca (di highlight, bold en underline yak) memungkinkan, maka kita akan keliling ke maratua, sangkalaki dan kakaban dan semua peserta mencatat nomor kakinya untuk dibawakan fin dan snorkel set besok pagi.. waahhhh,,,, memang mantep ya kalau pake tour guide yang sudah pengalaman..;)

Malam belum berakhir,,, sementara yang lain masuk kamar, saya, mba han, swon berusaha menahan ketawa malam itu mendengar kisah cinta oji yang tragis…apalagi ketika dia menggulung-gulung tisu dan merobeknya tipis-tipis, dan ketika tisu habis, dia menggulung uang 100rb…. Untung sebelum dirobek, saya sudah tarik uang itu… wkwkwkwkwk…. Dasar dedek tajir, uang 100rb lah yang mo dirobek-robek.

Deramah apa yang menanti kami esok hari ?…..

Continue Reading

Wisata Derawan : Prolog

Derawan trip 24-27 Desember

Prolog

Oktober – Desember 2015 merupakan masa-masa tersuram saya di 2015, ada satu kejadian yang membikin saya depresi tingkat tinggi dan benar-benar butuh piknik yang nyaman dan melupakan semua kejadian itu tanpa perlu mengambil cuti (maklum anak baru di kantor baru).  Akhirnya munculah satu tanggal yang pas buat jalan-jalan, yaitu tanggal 24-27 Desember 2015. Tapi berhubung tanggal merah, pastinya harga tiket, harga hotel dan lain-lainnya sudah melambung tinggi, dan juga teman –teman sudah punya jadwal sendiri –sendiri. Kemudian saya bingung lagi donk, pikiran ini kaya lagi main tarik tambang, sisi satunya pingin jalan-jalan , sisi satunya bilang ga bisa yang mahal-mahal.

da7d71c1d290109ae429f1c97eb0e142

pic from here

Awalnya memutuskan buat pergi sendiri, tapi koar-koar dulu di group, en akhirnya satu persatu teman pun mulai ikutan  daftar jalan-jalan. Sebut saja namanya Mba Hanny, Oji, Swon,  Rya, dan terakhir nissa ikut gabung dengan destinasi perjalanan kali ini adalah ke Derawan… APA? DERAWAN LAGI?? Ga BOSEN?.. hahaha….

KepulauanDerawanKaltim

posisi derawan, pic from  here

Lanjut aja bacanya biar tau saya bosen apa engga di Derawan ya.

Oia, untuk trip kali ini, kembali saya pakai travel dari Wisata Kita. kenapa disana? Karena saya orangnya susah moveon, klo udah dapet pelayanan yang bagus, gam o coba-coba ke travel lain yang kasih harga murah tp service murahan… 😉

Apa aja yang perlu di persiapkan untuk trip ke derawan ?

– Tas (daypack/backpack dll) berisi pakaian untuk 4 hari (Tidak di sarankan bawa koper)
– Baju renang / celana renang,
– Sun block & obat-obatan pribadi
– Peralatan memotret (kamera, handycam, charger dll…) bila ada
– Makanan kecil, snack2
– Autan atau obat nyamuk
– Senter (Bagi yang ingin berburu sunrise), Jas Hujan

kemana harus hubungi travelnya ?

buka aja link nya di www.wisatakita.com atau download aplikasi wisatakita.com dari google store

Continue Reading

Solo – Pacitan Trip (4 -8 Februari 2016)- Day 4

Senin, 8 Februari 2016

Gong XI Fat Choi.

Selamat tahun baru china… ang pao ni le?

DSC_2095

DSC_2103

 

Pagi ini, saya foto sunrise dari atap lantai tiga wisata kita, sebetulnya dari lantai 3 ini, kita bisa liat sunset dan sunrise dengan background gunung-gunung gitu. Walaupun pagi ini mataharinya ga keluar, tp cahaya memancar indah. Setelah puas foto-foto sunrise, saya pun jalan disekeliling komplek kantor, mayan dapet beberapa foto awan cantik.

DSC_2110

DSC_2114

 

Karena anak-anak wisata kita ada kondangan pagi itu, aku dan isna bersedia untuk dititipin di mall solo paragon dulu, “don’t worry mas,,, kita ga akan nyasar di mall kok, pan di Jakarta juga kita jadi anak mall”, begitu alesanku sama mas-mas yang baik hati ini.  Setelah di drop di mall solo paragon, tanduk iblis mulai keluar, saya dan isna memutuskan untuk naik taksi menuju pasar gede, sambil menikmati jajanan pasar disana.. dan ketika waktu yang ditentukan datang, kamipun kembali duduk manis di dalam mall. Asli ga bisa nahan ketawa waktu mereka nanya “gimana mba, banyak diskon tadi? Beli apa aja?”….. ampuni kita mas, kita keliling pasar bukan keliling mall… wkwkwkwkw

DSC_2119

DSC_2127

 

Pondok pecel menjadi tempat makan siang kita, disini akhirnya ketemu lagi dengan mas ringga, si keribo yang ikutan trip waktu explore Lombok-sumbawa… yiiippiiieee…..

DSC_2137

 

Dan akhirnya waktu berlalu, kamipun harus pamit dari Solo… oh no..aku masih pingin bareng-bareng sama kamu mas…. Ga boleh yak lamaan lagi di Solonya?? Pllliiisssss……yakin ga kangen kalo aku pulang nih? (kemudian disambil pake backpack)

Well,,,, mendarat di Jakarta pun hujan kembali datang, ga tau apa ya dia, kalo hujan  itu isinya 1% air dan 99 % kenangan,,, klo ujan terus2an, semua kenangan kan muncul… haiiiizzz…

 

End of the story.. see u next time solo,, makasi banget buat wisatakita.com yang sudah menemani kami selama 4 hari… love you more and more … 😉

 

 

#bukanIklanberbayar

#bukanendorsan

 

Continue Reading

Solo – Pacitan Trip (4 -8 Februari 2016) – day 3

Sabtu, 6 Februari 2016

Ternyata dibelakang penginapan itu pantai…. Yiiiiipppiiiieeeeeeeeeee……

Selesai mandi en beberes, saya en isna pun keliling pantai en iseng masuk ke penginapan lain yang ada kolam renang menghadap pantainya, sisi narsis keluar, kamipun foto-foto disana…hahahaha… serasa tinggal di resort sendiri ya… :d

DSC_1951

DSC_1962

DSC_1975

 

Rute hari ini adalah Sungai Maron,Amazonnya Pacitan, tapi oh tapi,, berhubung mau valentine, air yang tadinya hijau berubah menjadi coklat donk, bahkan lautnya ikut-ikutan coklat ga asik… hikkksss. Perjalanan dari  tempat tiket sungai maron sampai ke pantai itu kurang lebih 30 menit – 1 jam, dan disekitar air kita bisa liat penduduk yang lagi menangkap belalang, katanya sih buat dijual.

DSC_1990

 

Karena gagal foto cantik di pohon kelapa bengkok, akibat tanah yang licin en jiwa yang ciut (asli, takut kepeleset, jatoh en jadi bahan bullyan seumur hidup) dan juga gagal berenang karena airnya coklat, jadilah kita langsung menuju rute selanjutnya yaitu makan di waduk gajah mungkur di wonogiri.

DSC_2016

 

Entah jam berapa kami sampai di kantor wisatakita, malam ini rencananya mau liat lampion di pasar gede, tp makan dulu di wedangan pendopo sambal ketemu temen smp saya. Ga nyangka, setelah belasan taun ga komunikasi, akhirnya bisa ketemuan di Solo, dia sekarang lagi ambil specialis bedah dan kerja di rumah sakit solo (lupa nama rumah sakitnya)..bangga euy punya temen pak dokter… hihihi, belajar yg bener pak, biar bisa obatin hati saya yg remuk ini….#eeaaa

Pucuk di cinta ulampun tak kunjung datang,, eehh apaan sih nih… maksudnya sih udah nunggu-nunggu buat liat lampion tapinya ga jadi karena solo macet banget hari itu. Akhirnya kami nonton midnitean mas leo

mtf_tQhHm_1317.jpg

yang dirobek-robek beruang di solo paragon ajah… wkwkwkwk.

Continue Reading

Solo – Pacitan Trip (4 -8 Februari 2016) – day 2

5 February 2016,

 

@soloBalapan…

Pagi ini Mas Azis dari wisatakita.com sudah menunggu dua wanita kece dari Jakarta di depan stasiun. Karena kereta sampainya aga sedikit telat, en kita musti ke toilet dulu ( sikat gigi en dandan kece) jadilah kita langsung meluncur ke kantor wisata kita di colomadu.  Ternyata, ketika kita sampai kantor, mas ridwan ( yang suka smsin peserta trip) dan mas tobing ( yang jaga di karimunjawa) masih tidur, jadi kita pun bisa mandi dulu, siap2 buat ke pacitan.

DSC_1850

Entah sudah berapa lama, saya ga ketemu mereka bertiga dalam satu tempat, biasanya paling ketemu mas ridwan ( dia ikut waktu saya trip kei-ambon-ora), atau mas azis ( karena sering ke Jakarta). Tp klo mas tobing, rasanya terakhir itu 2013 or 2014 pas di karimun jawa ya.

Perjalanan ke pacitan ini, ga cuma kita berlima aja ternyata, mas azis bawa temen-teman dari solo yang pingin liat keindahan Pacitan.  Perjalanan Solo-pacitan (gua gong) memakan waktu 2.5 – 3 jam. Dan entah kenapa hari itu hujan nya awet, kaya pake formalin gitu, jadilah kami ujan-ujanan pas di goa gong (padahal sih pinginnya makan siang samabil piknik didepan panti gitu).

DSC_1858

Dari parkiran ke Goa Gong ternyata ga begitu jauh, jalanannya sedikit menanjak dan ada jembatan yang bisa dilewati sebagai shortcut.  Jujur, saya ga pernah nyaman kalo masuk kedalam goa, jadilah saat  masuk mulut goa, saya cm memandang kebawah tanpa merhatiin langit-langit goa yang runcing2, daaaannnn… selanjutnya bisa di duga donk….. iyyyeeeessss,,, aku kepentok langit2 yang tajem itu,, sakiiitttt,, tp untung ga sampe bedarah yak (orang Indonesia mah selalu untung disetiap kejadian).

DSC_1859

Goa gong sendiri dinamakan seperti itu, karena ada batu yang jika dipukul bunyinya akan seperti gong. Memiliki kedalaman goa sepanjang 256 meter dan memiliki stalakmit dan stalaktit berumur ratusan tahun (yang ini saya nyontek dari web nya initempatwisata.com). goa ini muncul dari akibat aktivitas vulkanik dan greakan termik yang diperkirakan berlangsung ratusan hingga ribuan tahun silam. Selain itu, cahaya warna warni dari lampu sorot, bikin goa ini cantik tanpa menakutkan.

DSC_1871

Dari Goa gong, kami lanjut ke panti banyu tibo diserati hujan gerimis yang bikin mood hilang buat foto-foto. Sebetulnya, dibawah tempat parkiran ada air terjun kecil yang bisa dijadikan objek foto, dan juga main-main air, tapi karena mood tiba2 ilang, jadinya saya Cuma di warung menikmati teh hangat,sehangat senyumannya….#eeehh.. pemandangan dari warung ajah udah bikin saya merasakan nikmatnya liburan kok.. I’m happy just to feel and see the sea.

DSC_1880

Selanjutnya adalah pantai buyutan, pantai ini lovely banget….. pantainya alus dan bersih….. tp kembali sayang beribu sayang, hujan yang turun membuat hasil foto kurang maksimal (padahal baju udah kece banget loh).  Oia,,, ada satu hal yang sedikit membuat sedih saya, ketika saya berbicara dengan penjaga warung, berikut pembicaraannya :

Me : permisi pak,

Bapak : silakan mba, mba dari Jakarta ?

Me: iya, pak saya dari Jakarta, yang lain dari solo

Bapak : oh , iya kalau yang lain saya tau.

Me : oh, keliatan jelas ya pak

Bapak : iya, kalau solo lebih halus, lebih sopan

Me : oh… (sedih… meloyor pergi)

DSC_1903

Hmmm… mikir, ini karena saya ga pakai Bahasa jawa, jadinya saya dibilang kurang sopan, atau kenapa ya, padahal sudah permisi-permisi… ya …sudah lah ya.. pembelajaran baru biar next nya lebih sopan lagi,,, kali dapet mertua orang solo nanti…#eeeeeeaaaaa

DSC_1907

Selesai dari  bunyutan, kamipun mencari penginapan di daerah pantai watukarung. Kami dapat penginapan yang semalamnya 200rb/ kamar.

DSC_1947

 

Continue Reading

Solo – Pacitan Trip (4 -8 Februari 2016)

This is my first trip for 2016…. Yyyyeeeeaaaahhhhhhhh horreeeeyyyy

Sebetulnya trip solo en pacitan ini didasari oleh keingin tauan saya tentang pacitan yang lagi hot-hot nya di dunia perinstagraman dan juga karena gagalnya saya ikutan temen ke Solo akibat abu gunung kelud dua tahun yang lalu. Ditmbah lagi, libur imlek berarti ga perlu cuti lama-lama kan..(save my leave for the best trip…eeehhh)

Tapi ya, yang namanya libur panjang, di Solo lagi ada great Sale Solo plus juga lampion , kembang api en perayaan imlekan jadi lah tiket kereta abis, tiket pesawat mahal dan juga beberapa teman ga bisa ikutan karena ada acara lain nya……. Akuuuuuu sedddiiiihhhhhhh.

Berhubung di Solo ada basecamp nya www.wisatakita.com ( my trusted tour and travel for karimun jawa, Belitung, derawan, menjangan or even personal trip ) jadilah saya numpang tidur en juga numpang di anterin kesana-kesini…… ihhhiiyyyy, mayan lah gratisan.. en ga lupa, kali ini saya trip bersama one of my longest and dearest friend Isna, cewe kecil mungil yang juga buliable klo perginya sama saya …..

 

Oopss.. intro nya kepanjangan ya … baik lah … kita mulai ceritanya…

 

Kamis, 4 Februari 2016

DSC_1839

Super excited tiap kali mau jalan-jalan, jadilah ijin pulang setengah hari dari kantor ( ga lupa ambil angpao dulu dari si boss donk). Sebetulnya sih jadwal kereta aku jam 10 malem, tapi karena ga pernah naik kereta en takut macet, jdnya dari rumah (cawang) berangakat jam 7 ke stasiun Senen. Sampai di stasiun senen, saya bengong2 en bingung mo kearah mana, liat orang pada duduk-duduk di pelataran pintu stasiun bikin tambah bingung ( apa gw musti ngemper disini juga ya?…pikir ku dalam hati). Dengan tampang linglung, saya nanya ke pak satpam tempat untuk cetak tiket ( sumpah ya, gw baru tau kalo musti print tiket dulu di belakang, ga bisa bawa tiket yang dikirimin by email ajah loh).  Abis cetak tiket, saya melipir ke dunkin donat buat nunggu isna.

DSC_1842

Jam sudah menunjukan pukul 9.50, saatnya kami masuk ke stasiun, dan naik kereta. Oia, sebelum masuk kereta, saya sempet nanya sama temen2…. Klo dikereta, toiletnya bersih ga?, en dijawab..toiletnya bau + lobangnya bolong, yg otomatis pup /pee nya jatuh ke rel…eeuukkkkkk.

DSC_1845

Masih dengan tampang linglung, saya amaze dengan orang-orang yang tiduran di lantai biar bisa selonjoran, dan setelah beberapa lama perjalanan dan ga bisa tidur, saya mulai kepikiran, kenapa ga bawa tiker aja sih, biar bisa ikutan penumpang lain bobo dilantai…hahahahahaha… pinggang ku encok gara-gara tempat duduknya nda bisa di setel kebelakang euy…. Berbi sudah tua euy, sudah udzur..

Hari makin larut, tp saya en isna ttp ga bisa bobo, akhirnya kita ngobrol-ngobrol santai ajah,, (I’m so glad to be with you that night darling,,, mungkin kalo sama orang lain, saya ga tau gimana caranya ngabisin waktu berjam-jam di dalam kereta).

Tips buat yang baru naik kereta seperti saya :

  1. print tiket online kamu di mesin tiket dan jangan lupa bawa kartu identitas untuk pemeriksaan di gerbang
  2. temen asik itu perlu buat killing time kalo ga bisa bobo, jd pinter2 cari temen seperjalanan ya..
  3. bawa tutup mata (buat yg susah tidur dengan lampu terang), kaos kaki en selimut or kain panti biar ga dinginan.
Continue Reading

Maluku Trip – Ambon to Desa Sawai (Ora)

Day 5, 3 Juni 2015
Semoga hari ini menyenangkan……
Setelah mengalami hari yang melelahkan, saya berharap hari ini mejadi lebih baik… 
DSC_0506
moonset dari lantai 5 victoria guesthouse
 Supir saya ( yang pertama kali saya pesan) datang menjemput di hotel untuk menuju ke pelabuhan tulehu. Dia bercerita bahwa perjalanan ke sawai itu jalan nya rusak, belok-belok, naik turun bukit dll..dll, dia suruh saya tanya ke supir (yang sudah saya pesan) dia bawa mobil apa, kalo Avanza katanya ga kuat, musti innova dan buntutnya dia merekomendasikan temannya (satu link) untuk kita pakai selama di pulau seram. Dia juga merekomendasikan salah satu cottage yang terkenal di pulau seram itu. Untuk menyakinkan, saya turun di ATM BCA, kemudia menelpon bung barce, supir dari amahai  ke sawai (sengaja nelpon diluar biar ga di dengan oleh si pak supir). Bung Barce bilang kalo perjalanan dari amahai ke sawai itu aman kok, dia sering jalan kesana jadi ga perlu kwatir. Malah supir –supir dari ambon ini sebetulnya hanya mendengar cerita-cerita saja karena mereka belom pernah ke desa sawai. Huuufff…leggaaaaaaa…. 
DSC_0532
sunrise dari lantai 5 victoria guesthouse
Sampai di pelabuhan tulehu, sudah banyak potter yang menunggu untuk mengangkut barang kita ( saya sih ga pake potter ya). Kemudian kita masuk ke kelas ekonomi. Keren loh, kelas ekonominya aja dapet duduk en ada AC nya. Jd buat apa bayar 2x lebih mahal kalo bisa dapet tempat nyaman juga.. hehehe… ga lama kapal jalan, tiba-tiba gadis kecil didepan saya mulai ngajak ngobrol dan kenalan. Dia ga malu-malu pegang2 tangan saya en suruh saya ngikutin gerakannya dia. Karena cape main sama dia, saya pun tidur. Si anak ini manggil saya, tapi saya ga jawabin. Tetep pura-pura tidur.. ga lamaaaaa…. Paha saya di pukul kenceng.. ternyata dia turun dari kursinya, kemudian nyamperin saya en mukul saya.. saaaakiiiiiiitttttttt…… 
DSC_0543
sunrise dari lantai 5
Kemudian kejadin ini terulang lagi,, saya tidur, dia manggil,saya ga jawab dan diaaaaaaaaaaa MELUDAH… yup,, dia ludahin muka saya…hikksss..hikkssss… karena bapaknya lagi gendong adiknya diluar, akhirnya si anak di omelin sama bapak-bapak disebelah saya dan teman saya… haaaduuuhhhhhhhh ambonnnnnn kenapa kau begitu kejam kepadaku………. Aku sedddiiiiihhhhhhhh……… ( nangis dipojokan)
IMG-20150603-WA0016
di pdktin sama anak-anak kecil
Sampai di pelabuhan amahai, bung Barce sudah menunggu kita. Dia pun bantu kita menyusun barang-barang di mobil agar muat.. haha.. 6 orang dengan bawaan minimal 2 tas untuk satu bagasi kecil doank. Sebelum melanjutkan perjalanan selama 3-4 jam, kami mampir ke rumah makan Madura di dekat pelabuhan amahai.. rasanya enak en cocok di lidah.. sepanjang perjalanan bung barce bercerita tentang pulau seram, sawai, penginapan lisar bahari dan sekitarnya.  Di sekitar daerah desa sawai ini ada beberapa penginapan sebetulnya. Tapi yang terkenal itu ora beach resort dan lisar bahari. Kebetulan untuk beberapa hari kedepan, saya menginap di penginapan milik pak Ali ini.
IMG-20150603-WA0018
penginapan lisar bahari
3 jam lebih sudah berlalu. 2 bukit sudah dijelajahi dan akhirnya kami tiba di desa sawai, sepanjang jalan masuk ke desa ini, banya pohon-pohon duren, sayangnya sudah lewat musim durian ketika kami kesana. hikkkssss…  dan jangan kaget begitu memasuki desa, rumah begitu banyak dan dekat-dekat.. kata bung barce, orang sini suka bikin anak.. hihihihihi.
IMG-20150603-WA0020
dari depan kamar
Kami disambut oleh hujan ketika masuk ke gerbang penginapan lisar bahari. Karyawan pak Ali membantu kami untuk membawa barang-barang ke kamar, dia memberikan kami 5 kamar tidur untu 6 orang, dia bilang “silakan di pakai yang mana saja, dan jangan pegang tas atau bongkar tas dulu, mari kita kedepan”. Di depan kamar, kami sudah disuguhi teh, kopi dan cemilan. Nikmaaatttttt………
 

DSC_0557
menunggu sunset
 Pak Ali membiarkan kami bersantai sejenak menikmati indahnya  pemandangan di depan mata  dan juga melihat ikan –ikan di depan penginapan.  Menjelang sunset, kami mulai pecicilan, ga sabar untuk moto sunset dan kemudian pak Ali bilang “ tunggu disini 5 menit ya, kalian siap siap”…… jreng..jreng..jreng… kami semua pandang –pandangan donk. Ternyata pak Ali keluarin kapalnya dan ajak kita untuk liat sunset di pondokan tengah laut.  Walaupun sunsetnya kurang kece karena awan mendung, tapi kita tetep dapet foto kece waktu pulang.
DSC_0581

 

tiba-tiba langitnya jadi pink
Telpon Bang Barce ( mobil ke sawai) : 085343215523
Telpon Pak ALi-lisar bahari : 82111181137
Continue Reading